Awal Sejarah Penemuan Radio di Dunia

Perkembangan teknologi membuat radio kini mulai kurang diminati. Ini dikarenakan sebagian besar orang sudah beralih menggunakan televisi dan internet. Tapi tahukah anda jika dahulu radio menjadi media komunikasi yang paling efektif dibandingkan surat kabar. Alasannya cukup sederhana, karena radio memanfaatkan gelombang elektromagnetik agar bisa menjangkau orang-orang bahkan sampai ke pelosok negeri. Siapa penemu radio? Bagaimana sebenarnya sejarah penemuan radio di dunia? artikel ini akan menjawabnya.


Sejarah penemuan radio diawali dari sebuah tembakan di daerah pelosok Italia. Sinyal tersebut memberi secercah harapan bahwa sang penemu radio Guglielmo Marconi begitu yakin akan apa yang sudah dicobanya. Gelombang-gelombang elektromagnetik berhasil ditangkap oleh sebuah alat penerima dengan jarak yang cukup jauh. Kala itu tahun 1895. Meskipun hanya sekadar percobaan namun tembakan senapan akhirnya mengarah ke penemuan baru yang akan mengubah dunia secara global, komunikasi radio.

Sekitar tahun 1831,fisikawan Inggris yang bernama Michael Faraday, memiliki andil dengan memaparkan bahwa arus listrik dapat menghasilkan suatu medan magnetis dan menghasilkan arus dalam sirkuit kedua yang letaknya terpisah dari sirkuit pertama namun terletak tidak jauh dari situ. Belakangan, fisikawan Jerman Heinrich Hertz memperkuat teori Maxwell, dengan menghasilkan gelombang-gelombang elektromagnetik dan mendeteksinya pada jarak dekat. Tetapi dengan menyesuaikan dan mengembangkan perlengkapan yang tersedia dan menambahkan antena sederhana buatannya sendiri, Marconi berhasil memancarkan sinyal telegrafis pada jarak yang cukup jauh.

Kemudian di tahun 1896, Marconi berpindah tempat dari Italia ke Inggris, tempat ia diperkenalkan kepada William Preece, insinyur kepala dari Kantor Pos Umum. Preece berminat menerapkan sistem Marconi untuk komunikasi maritim antara tempat-tempat yang tidak dapat dihubungkan dengan kabel. Ia menyediakan bantuan bagi Marconi berupa para teknisi dan laboratorium untuk percobaannya. Dalam beberapa bulan, Marconi berhasil meningkatkan kekuatan sinyal yang dipancarkan pada jarak sepuluh kilometer. Pada tahun 1897, Marconi mendirikan Wireless Telegraph and Signal Company, Ltd., dengan tujuan mengubah telegrafi tanpa kabel menjadi suatu sistem mandiri secara komersial.

Pada tahun 1900 suatu hubungan radiotelegrafi sepanjang 300 kilometer dibuat antara Cornwall dan Pulau Wight di Inggris bagian selatan, yang memperlihatkan apa yang dulunya dianggap tidak mungkin? melintasi lengkungan bumi dengan gelombang radio. Dulu dikira bahwa sinyal tidak akan diterima melewati cakrawala, karena gelombang elektromagnetik bergerak dalam garis lurus. Maka pesanan penting pertama untuk radio mulai dibuat. Angkatan Laut Inggris memerintahkan instalasi perangkat radio pada 26 kapal, juga pembangunan dan perawatan enam stasiun darat. Tahun berikutnya Marconi berhasil menjembatani Atlantik dengan sinyal yang redup dari tiga titik yang menunjukkan huruf S dalam sandi Morse. Demikianlah sejarah penemuan radio di dunia. 


Sejarah berkembangnya radio

Pada mulanya, telegrafi tanpa kabel tidak dapat memancarkan kata-kata maupun musik, hanya sandi Morse. Akan tetapi, pada tahun 1904, terjadi suatu langkah besar dengan ditemukannya diode, tabung radio vakum pertama, yang memungkinkan adanya transmisi dan penerimaan suara. Hal ini mengubah telegrafi tanpa kabel menjadi radio sebagaimana yang kita kenal sekarang ini.

Pada tahun 1906, di Amerika Serikat, Reginald Fessendenme nyiarkan musik yang diterima oleh kapal-kapal yang berjarak 80 kilometer. Pada tahun 1910, Lee De Forest menyiarkan secara langsung suatu konser dari penyanyi tenor Italia yang terkenal, Enrico Caruso, untuk kepentingan radio-radio swasta di New York. Satu tahun sebelumnya, sinyal-sinyal untuk mengatur penunjuk waktu dipancarkan dari Menara Eiffel di Paris, Prancis, untuk pertama kali. Pada tahun yang sama itu, tahun 1909, tim SAR pertama yang dibantu oleh radio menyelamatkan orang-orang yang luput dari tabrakan kapal uap Florida dan Republic, di Samudra Atlantik. Tiga tahun kemudian, lebih dari 700 orang yang lolos dari bencana Titanic juga diselamatkan, berkat SOS yang dikirim melalui radio.

Pada awal tahun 1916, radio pun mulai banyak digunakan. Digunakannya tabung radio memungkinkan diproduksinya alat penerima dengan biaya rendah dan efisien, memungkinkan dikembangkannya radio-radio swasta niaga secara luas. Hal itu menjamur pertama kali di Amerika Serikat, tempat adanya 8 stasiun menjelang akhir tahun 1921 dan 564 stasiun lagi mendapat lisensi pada tanggal 1 November 1922. Di banyak rumah, selain sistem penerangan, radio adalah alat pertama yang dihubungkan dengan penyediaan listrik. Inilah sejarah penemuan radio di masa awal.

Posting Komentar untuk "Awal Sejarah Penemuan Radio di Dunia"