Mengenal Ciri-ciri Geografis Gunung Kilimanjaro

Pernahkah anda jalan-jalan ke benua afrika? jika pernah, pasti perjalanan anda sangat berkesan. Benua afrika menawarkan banyak hal untuk di explore. Keanekaragaman flora dan fauna, peninggalan bersejarah maupun pegunungan yang indah beserta alamnya adalah beberapa hal yang sangat menarik di benua afrika. Salah satu yang akan kita bahas adalah ciri-ciri geografis gunung kilimanjaro yang memang terletak di tengah-tengah benua afrika.


Gunung kilimanjaro merupakan gunung yang cukup populer di benua afrika. Ciri-ciri geografis gunung kilimanjaro yaitu daerahnya terletak di negara Tanzania dekat perbatasan kenya. Keindahan puncaknya yang seringkali di tutupi salju mengundang decak kagum para wisatawan yang selalu berkunjung setiap tahun ke daerah itu. Kilimanjaro merupakan salah satu gunung tertinggi di benua afrika dengan ketinggian hampir 6000 meter.

Gunung kilimanjaro mendapat beberapa sebutan dari masyarakat setempat. Sebagian masyarakat menyebutnya Gunung yang sangat besar, Sebagian lagi menyebutnya gunung kafilah. Istilah gunung kafilah muncul karena gunung kilimanjaro seperti mercu suar putih yang menyala yang dulunya bisa membimbing para kafilah melintasi pedalaman afrika yang karakteristik daerahnya cukup sulit.

Gunung kilimanjaro berbeda dengan gunung-gunung yang menjulang tinggi di benua afrika. Selain unik gunung ini ternyata sangat mengesankan, bagiannya terpisah menjadi 3 puncak vulkanis. Kibo( Uhuru ) adalah puncak vulkanis yang pertama dan Mawenzi adalah puncak vulkanis kedua. Puncak Shira adalah puncak yang ketiga. Ketiga puncak ini menjulang tinggi di daerah Tanzania dan merupakan simbol dan kebanggaan bagi masyarakat sekitar.


Saat berada di bagian puncak gunung kilimanjaro, ada beberapa hal bisa di explore. Udara yang bersih dan dingin, gletser dan lapisan es yang luas dan berwarna putih bersih, kontras yang indah dengan daerah gunung yang gelap. Udaranya tipis dan mengandung kira-kira setengah kadar oksigen pada ketinggian permukaan laut. 

Iklim yang sejuk di gunung kilimanjaro membuat masyarakat di daerah itu benar-benar merasakan manfaatnya. Angin yang bertiup dari Samudra Hindia melewati dataran rendah, menghampiri gunung Kilimanjaro dan berbelok ke atas sehingga kemudian mengalami kondensasi dan hal inilah yang menghasilkan curah hujan. Ciri-ciri geografis gunung kilimanjaro yang memiliki keunikan tersendiri membuat masyarakat sekitar bercocok tanam karena tanah yang subur. Banyak komoditas yang dihasilkan dari negara Tanzania, salah satunya adalah tanaman palawija.

Posting Komentar untuk "Mengenal Ciri-ciri Geografis Gunung Kilimanjaro"