Hati-hati Sob!! Ini 6 Dampak Negatif Membeli Followers Palsu Instagram Dan Facebook

Dampak negatif membeli followers palsu Instagram dan Facebook-Karena tidak lagi bekerja di perusahaan dan tidak bisa keluar rumah akibat pandemi Covid-19, banyak orang memutuskan untuk memulai bisnis online. Ada yang mencoba peruntungan dengan menjadi Youtuber, Blogger ataupun bisnis jual beli online. Yang lain mencoba untuk membuat akun instagram dan Facebook untuk menjaring followers sebanyak-banyaknya agar bisa memasarkan bisnisnya.

Saat ini, Instagram dan Facebook merupakan media sosial terfavorit bagi banyak orang untuk berinteraksi maupun menjalankan bisnis tertentu. Selain simpel dan praktis, Facebook dan Instagram memiliki banyak fitur yang mendukung orang-orang untuk meluaskan bisnis onlinenya bahkan jika perlu melakukan ekspansi ke luar negeri. Tujuannya agar followers yang terjaring tidak hanya berasal dari Indonesia saja melainkan semua negara.

Potensi untuk meraih penghasilan yang cukup besar dari followers Instagram dan Facebook memang menggiurkan dan menjanjikan. Beberapa orang yang telah berhasil di dalam bisnis online memang mengakui peran dari followers. Biasanya followers akan membagikan tautan yang anda kirimkan ke orang lain entah itu keluarganya, rekan kerja ataupun teman-temannya. Ini membuat bisnis yang anda jalankan semakin dikenal banyak orang. 

Dikenal banyak orang bisa berarti followers semakin bertambah. Karena pada prinsipnya share hal-hal yang menarik apalagi itu produk yang dibutuhkan masyarakat banyak, sudah pasti akan disukai khalayak ramai. Perlahan-lahan Followers pun meningkat, feedback cukup rutin dan demand meningkat drastis. Maka, jangan sepelekan pengaruh followers untuk akun Instagram dan Facebook anda.

Memang, banyak atau tidaknya followers pasti menentukan seberapa sukses bisnis yang sedang anda jalankan. Ini merupakan suatu pedoman yang tidak bisa dibantah. Jika mampu menjaring pengikut yang banyak, maka fulus akan datang dengan sendirinya. Tapi jika pengikut masih sedikit dan begitu-begitu saja jangan harap uang akan menghampiri anda. Prinsip ini bukan hanya berlaku untuk bisnis online tapi hampir di semua aspek khususnya yang berhubungan dengan dunia perdagangan atau jual beli.

Harus diakui, untuk menjaring followers yang cukup banyak bukanlah tugas yang mudah. Apalagi jika anda harus memulai semuanya dari nol, bisa-bisa untuk mendapatkan 100 followers saja butuh waktu berbulan-bulan. Nah, bagaimana kalau ingin menjaring 10.000 pengikut? bisa jadi menghabiskan waktu sampai bertahun-tahun. Jika sudah sampai bertahun-tahun itupun belum tentu menghasilkan, karena tergantung feedback dari followers.

Menyadari fakta ini, beberapa orang yang berniat untuk turun langsung dalam menjalankan bisnis online mulai mencari jalan pintas. Salah satu cara untuk mendapatkan banyak followers adalah dengan langsung membelinya ke penyedia layanan jual beli followers. Penyedia layanan seperti ini sudah mulai menjamur di medsos, dan jika anda ingin punya followers yang banyak dengan cara yang cukup singkat, beli saja dengan menghubungi terlebih dahulu layanan penyedia followers tersebut.

Harganya pun cukup bervariasi, ada yang puluhan ribu sampai puluhan juta rupiah, tergantung keinginan anda seberapa banyak followers yang ingin anda miliki. Tapi sebelum memutuskan untuk membeli followers di Instagram atau Facebook, pikirkan dulu dampaknya terhadap akun atau bisnis yang anda jalankan. Jangan bertindak terburu-buru. Pertimbangan yang baik pasti akan menghasilkan kesuksesan dalam menjalankan bisnis online.

Nah, sebelum anda beli followers, ketahui terlebih dahulu apa dampak negatif membeli followers palsu instagram dan Facebook yang anda miliki. Memang, tidak langsung memberikan pengaruh yang signifikan bagi akun yang anda punya, tapi mengetahui dampaknya akan membantu anda membuat keputusan yang tepat. Berikut ini beberapa dampaknya.

Dampak negatif membeli followers palsu Instagram dan Facebook

1. Bisnis tetap monoton

Mungkin anda berharap, semakin banyak followers pasti bisnis anda pun akan semakin diminati. Ya memang benar, jika followers anda bukan hasil dari layanan jual beli followers melainkan real hasil kerja keras dan konten plus bisnis yang menarik. Biasanya jika followers anda bukan hasil dari kerja keras, kemungkinan bisnis yang anda jalankan akan begitu-begitu saja alias jalan di tempat.

2. Tidak ada interaksi di akun anda

Orang-orang yang berselancar ke akun medsos anda bisa langsung mengetahui bahwa anda ternyata melakukan pembelian followers. Ini terlihat dari seberapa banyak orang berkomentar, menekan tanda like ataupun seberapa sering konten anda dibagikan ke orang lain. Percuma punya followers banyak tapi tak ada interaksi didalamnya. Orang yang mengetahui hal ini, pasti tidak mau lama-lama melihat akun dan produk yang anda tawarkan. Ada kemungkinan tombol dislike akan ditekan yang menandakan apa yang anda bagikan tidak disukai dan dianggap kurang bermanfaat.

3. Buang-buang uang

Membeli followers bisa berarti anda harus mengeluarkan uang yang tidak sedikit. Bayangkan, berapa banyak uang yang harus anda keluarkan untuk membeli 100.000 followers. Bisa jadi anda akan mengeluarkan uang jutaan sampai puluhan juta. Nah tragisnya, penghasilan yang dihasilkan dari memiliki 100.000 followers tadi hanya sekitar 50 ribuan. Pasti ini yang dinamakan "lebih besar pasak daripada tiang", yang mengartikan tidak sebanding pengeluaran dengan pemasukan.

4. Kredibilitas akun menurun

Dampak negatif membeli followers palsu Instagram dan Facebook yang selanjutnya adalah bisa membuat kredibilitas akun semakin menurun. Performa akun bisa terlihat dari pengaturan khususnya di laman Insight. Dari laman itu akan terlihat jelas, bahwa akun yang anda miliki tidak memiliki peningkatan dari sisi tayangan dan banyaknya jangkauan viewers. Ini membuat akun anda dinilai tidak sehat oleh Instagram ataupun Facebook. Jika sudah begini, anda harus berjuang lebih berat lagi untuk peningkatan performa akun.

5. Followers bisa berkurang perlahan-lahan

Jangan heran jika suatu waktu anda bingung karena followers bisa berkurang perlahan-lahan. Inilah yang sering terjadi pada followers palsu hasil dari pembelian. Biasanya laman insight juga akan memperlihatkan statistik saat kapan-kapan saja followers anda berkurang. Kontras sekali jika anda memiliki followers real. Mereka tetap bertahan menjadi followers anda karena menyukai konten atau bisnis yang anda share. Bukan hanya menyukai, mereka pun akan membagikannya ke orang lain. 

6. Menguras waktu dan tenaga

Mengelola akun dengan followers yang mencapai 100.000 orang pasti menguras waktu dan fisik. Semakin melelahkan jika tak ada feedback sama sekali dari followers. Seberapa keras pun anda berjuang, jika tak ada demand dan interaksi pasti percuma. Waktu dan tenaga anda lebih baik dialihkan saja untuk beralih ke bisnis lain atau ke hal-hal yang lebih penting dalam kehidupan.

Nah, bagaimana sob paparan yang kami berikan soal dampak negatif membeli followers palsu Instagram dan Facebook? Mudah-mudahan tips penting ini bisa bermanfaat ya. Sesama manusia harus selalu saling mendukung dan mengingatkan satu sama lain. Sekedar pengingat sob, jangan terlena dengan sesuatu yang cepat, singkat dan praktis. Biasa jadi sesuatu yang cepat itu belum tentu bermanfaat. Tapi jika semuanya dimulai dari nol dan didasari dari niat dan kerja keras, yakinlah kesuksesan dibidang materi lambat laun akan menjadi milik anda. 

1 komentar untuk "Hati-hati Sob!! Ini 6 Dampak Negatif Membeli Followers Palsu Instagram Dan Facebook"

Posting Komentar