Berpisah Dengan Tim Pabrikan Yamaha dan Krunya, Valentino Rossi Sedih Dan Kecewa

Selesai sudah kerja sama antara Valentino Rossi dengan tim Yamaha. Balapan MotoGP Portugal menjadi akhir dari kebersamaan selama kira-kira 15 tahun antara The Doctor dengan pabrikan Yamaha. Tentu momen-momen perpisahan itu buat Rossi makin terenyuh, karena banyak hal yang telah dilalui bersama tim Yamaha.

Saat jurnalis bertanya kepada Rossi tentang perpisahannya dengan tim Yamaha, ia malah mengatakan semuanya akan terasa berbeda saat dirinya bergabung dengan tim Petronas Yamaha SRT. Dua mekanik andalannya, Alex Briggs dan Brent Stephens tidak akan diikutsertakan bersamanya.

Hanya David Munoz, Idalio Gavira (pelatih balap), dan Matteo Flamigni (insinyur data) yang akan tetap bersamanya. Tapi tetap saja Valentino Rossi merasa sedih karena semua krunya tidak ikut dengannya. Alex Briggs dan Brent Stephens sudah menemani Rossi selama 20 tahun berkarir di MotoGP. 

Momen emosional jelas terlihat saat Valentino Rossi turun dari Yamaha M1. Valentino Rossi langsung memeluk satu-persatu krunya termasuk Lin Jarvis. Memang musim depan, Rossi masih akan berada di tim Yamaha tapi di tim satelit.

Kita tidak tahu apakah musim depan akan menjadi bagian akhir perjalanan Valentino Rossi di MotoGP. Yang jelas, Valentino Rossi akan terus membalap selama ia masih memiliki hasrat dan gairah. Mari berharap, Valentino Rossi akan pensiun lebih lama lagi dari dunia balap motor.

Posting Komentar untuk "Berpisah Dengan Tim Pabrikan Yamaha dan Krunya, Valentino Rossi Sedih Dan Kecewa"