Christian Eriksen Kerap Jadi Cadangan di Inter Milan

Christian Eriksen tak lagi mendapat menit bermain yang cukup di Inter Milan. Antonio Conte lebih memilih memainkan gelandang pekerja keras seperti Arturo Vidal dan Ivan Perisic. Karena sudah jarang bermain, Eriksen pun mulai gerah dan mulai gak betah berada lama-lama di tim Nerazurri.

Melihat situasi terkini Christian Eriksen, klub-klub lain pun mulai bergerak. Salah satunya yaitu Tottenham Hotspur yang merupakan klub bernaung Eriksen sebelum ke Inter Milan. Namun sepertinya Tottenham lebih tertarik untuk meminjam Eriksen mengingat kondisi keuangan klub sedang sulit.

Inter Milan sendiri sepertinya lebih tertarik untuk menjual langsung Christian Eriksen dengan alasan yang sama. Setali tiga uang dengan Tottenham, Inter Milan juga sedang berupaya menempuh jalur efisiensi mengingat pemasukan klub sedang seret imbas pandemi Covid-19. Kondisi ini memaksa Inter Milan untuk bergerak cepat menjual pemain yang jarang dimainkan tapi memiliki gaji yang cukup besar.

Sejak awal Christian Eriksen sebenarnya tidak cocok dengan skema permainan Antonio Conte di Inter Milan. Conte lebih menyukai pemain tipe petarung khususnya di lini tengah. Tidak heran dengan kondisi itu, Antonio Conte termasuk pelatih yang mengedepankan permainan pragmatis.

Christian Eriksen sepertinya lebih cocok dilatih oleh Etrenador seperti Pochettino, salah satu pelatih yang lebih mengutamakan sisi ofensif daripada defensif. Dilihat dari karakter permainan, Eriksen merupakan pemain penyuplai bola bukan gelandang pengangkut air seperti yang diinginkan Conte.

Posting Komentar untuk "Christian Eriksen Kerap Jadi Cadangan di Inter Milan"