Inter Milan Fokus Pada Kemenangan Bukan Permainan Indah

Inter Milan semakin dekat dengan gelar juara Liga Italia setelah mengalahkan Sassuolo dengan skor 2-1. Dengan hasil positif ini, Inter Milan semakin menjauh dari kejaran AC Milan dan Juventus. Bukan tidak mungkin, gelar juara akan berada di tangan Inter Milan setelah melakoni beberapa pertandingan lagi.

Namun yang jadi sorotan adalah minimnya penguasaan bola yang dimiliki oleh Inter Milan. Berdasarkan statistik, Inter Milan hanya mampu mencatatkan penguasaan bola sekitar 30 persen sedangkan Sassuolo berhasil mencatatkan penguasaan bola sebesar 70 persen.

Memang efektivitas serangan masih menjadi milik Inter Milan karena bisa menyarangkan dua gol ke gawang Sassuolo. Kedua gol dicetaak oleh Romelu Lukaku dan Lautaro Martinez, duo striker produktif Inter Milan. Walaupun berhasil menyegel kemenangan dengan mencetak dua gol, tetap saja Inter Milan dikritik.

Menyikapi hal ini, pelatih Inter Milan Antonio Conte mengatakan tim sudah berhasil bermain lebih efisien dan menutup jarak lini tengah Sassuolo. Menurutnya, kemenangan lebih penting daripada sekadar mengandalkan penguasaan bola dan permainan indah.

Dengan gelar juara yang sudah semakin dekat, sepertinya Inter Milan masih akan mempertahankan gaya yang sama. Lebih baik fokus kepada hasil bukan menunjukkan permainan indah. Sebagai mantan pemain yang berposisi sebagai gelandang bertahan, Conte paham betul cara menunjukkan permainan yang mengutamakan hasil.

Posting Komentar untuk "Inter Milan Fokus Pada Kemenangan Bukan Permainan Indah"