Timnas Spanyol Kesulitan Membongkar Pertahanan Rapat Swedia

Timnas Spanyol dibawah asuhan Luis Enrique belum menunjukkan karakter yang sesungguhnya di Piala Eropa 2020. Dipertandingan pertama skuad La Furia Roja dipaksa bermain imbang oleh Swedia dengan skor kacamata. Berdasarkan statistik pertandingan, timnas Spanyol memang memegang kendali permainan, namun gak efektif menyelesaikan peluang.

Pertandingan Spanyol dengan Swedia berjalan sangat monoton. Timnas Spanyol memang unggul penguasaan bola atas Swedia, 75 persen berbanding 25 persen. Selain itu, mereka juga unggul tembakan ke gawang. Sepanjang 90 menit pertandingan, mereka berhasil menorehkan 17 kali tembakan, walau hanya 5 tembakan yang mengarah ke gawang Swedia.

Beberapa media secara terang-terangan menyebutkan permainan Spanyol kurang efisien. Percuma membuat banyak operan tapi tidak langsung ke inti. Ini terjadi karena Swedia menerapkan permainan bertahan yang cukup ketat sembari mengandalkan serangan balik.

Luis Enrique tampaknya belum mempersiapkan strategi yang berbeda kala menghadapi tim yang mengandalkan permainan kolektif. Harusnya mereka mencoba pendekatan yang lain sehingga bisa membongkar ketatnya lini tengah dan belakang timnas Swedia.

Bukan hanya masalah strategi, timnas Spanyol juga tidak memiliki penyerang tajam seperti David Villa atau Raul Gonzalez. Enrique hanya berharap kepada Morata yang belum teruji sepenuhnya di pertandingan-pertandingan besar semacam Piala Eropa 2020.

Posting Komentar untuk "Timnas Spanyol Kesulitan Membongkar Pertahanan Rapat Swedia"