Kenapa Alarm Mobil Sangat Sensitif Terhadap Getaran? Ini Penyebabnya

Sewaktu berada di ruang publik seperti parkiran mall atau perkantoran, seringkali kita bisa menemukan ada mobil yang alarmnya terus berbunyi. Bahkan bunyi alarmnya bisa memekakkan telinga. Jika alarm terus menyala, maka aki tentunya bisa soak alias tekor.

Sewaktu alarm mobil menyala terus menerus, padahal mobil sedang dalam keadaan diam, tentunya ini menimbulkan pertanyaan. Kenapa bisa berbunyi? Jawabannya ada pada sensor getar. Sensor getar ini berguna untuk membunyikan alarm ketika ada getaran di dekat mobil. Agak sensitif memang, tapi seringkali cukup merepotkan.

Setiap jenis alarm memang punya kekurangan, khususnya yang menggunakan sensor getar. Kekurangannya adalah sensor getar diatur sangat sensitif. Jadi sewaktu ada getaran berskala sedang maupun besar, alarm akan langsung berbunyi. Jelaslah, ini tergantung pada kepekaan sensor getar yang menangkap getaran dengan frekuensi rendah dan tinggi.

Biasanya modul remote mobil yang dilengkapi sensor getar, memiliki bagian untuk mengatur kepekaan sensor, baik terpisah atau ada di bagian dalam modul remote. Tapi ada juga problem pengaturan kepekaan sensor getar ini sudah di level minimal, hanya kepekaan tidak berubah.

Lebih baik dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu pada modul remotenya, jika ternyata sudah berada di level minimal tapi kepekaan tidak berkurang, ada cara untuk mengatasinya. Pertama, lakukan pergantian modul remote menjadi yang baru, tapi sama part numbernya. Ini dimaksudkan tidak mengubah jalur kabel alarm. Kedua, ganti modul remote yang banyak dijual di tempat aksesoris mobil. Tapi ini bisa mengakibatkan adanya modifikasi pada jalur kabel mobil. Ketiga, menonaktifkan sensor getar, sedangkan alarm tetap berfungsi seperti biasanya.

Posting Komentar untuk "Kenapa Alarm Mobil Sangat Sensitif Terhadap Getaran? Ini Penyebabnya"