Gak Harus Punya Basic Otomotif, Ini Cara Mendeteksi Kerusakan Motor

Cara mendeteksi kerusakan motor-Sebagai pemilik motor, tidak cukup hanya mengetahui komponen-komponen apa saja yang tersemat di semua bagian motor. Saat motor mulai bermasalah, penting untuk bisa mendeteksi apa saja sumber masalahnya, walaupun gak punya basic sekolah kejuruan di bidang otomotif.

Memang, pengetahuan di bidang otomotif itu perlu agar deteksi kerusakan di motor tidak asal-asalan. Tapi apakah mudah untuk mendeteksi kerusakan komponen-komponen di motor. Jelas tidak mudah. Nah, pada penasaran kan gimana caranya. Berikut ini cara mendeteksi kerusakan motor agar menghindari kerusakan yang lebih serius lagi.

Cara mendeteksi kerusakan motor

1. Dengarkan suara motor

Cara pertama mendeteksi kerusakan motor adalah dengan mendengarkan suaranya saat di pedal gas di putar. Jika suaranya terdengar agak kasar berarti ada masalah di bagian mesin khususnya pada piston dan ring piston. Namun, jika suaranya agak brebet, maka sumber masalah ada di bagian sistem bahan bakar.

2. Perhatikan laju kendaraan

Hal berikutnya yang juga harus diperhatikan adalah laju motor. Jika laju motor lebih lambat dari pada biasanya, maka anda bisa memeriksa bagian sensor speed atau klep. Selain itu, anda juga bisa memeriksa tabung oli mesin, apabila oli mesin sudah menghitam dan cukup kental, maka tarikan akan semakin berat. Jelas sekali itu akan memperlambat laju kendaraan.

3. Tes berkendara di jalan

Cara berikutnya agar anda bisa mengetahui kerusakan pada motor adalah mengetes motor di jalan raya. Saat berkendara, coba rasakan perubahan apa yang telah terjadi. Misalnya nyala lampu depan dan sein redup, setang gak stabil, atau knalpot mengeluarkan asap. Jika ada tanda-tanda seperti itu maka kerusakan sudah pasti terjadi.

Posting Komentar untuk "Gak Harus Punya Basic Otomotif, Ini Cara Mendeteksi Kerusakan Motor"