Apakah perkawinan beda agama itu sah?

perkawinan beda agama sama dengan zinah

Persetujuan pegawai Jokowi, Ayu Kartika Dewi dan Gerald Sebastian, Jumat (18/3/2022) AYU KARTIKA DEWI YOUTUBE PHOTO/Screen Capture. Kemudian tentang persetujuan untuk menikah. Yakni, apakah perkawinan beda agama itu sah?Menurut Amirsyah, kembali ke UU 1 Tahun 1974 tentang perkawinan. “Saat UU 74 diperiksa ulang Jelas bahwa perkawinan dalam hukum adalah dari agama yang sama. Bukan beda agama," ujarnya. Sebagai informasi, pegawai Jokowi Ayu Kartika Dewi menikah dengan pria bernama Gerald Sebastian pada Jumat (18/3/2022), menurut kanal YouTube Ayu Kartika Dewi. Islam menurut keyakinan Ayu dan pernikahan gereja menurut untuk kepercayaan Gerald



Akad nikah Ayu digelar di Hotel Islam Borobudur Jakarta pada pukul 07.30 WIB, kemudian pada pukul 10.00 WIB Misa digelar di Katedral Jakarta.

Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amirsyah Tambunan membenarkan bahwa perkawinan beda agama yang dilakukan oleh staf khusus Presiden Jokowi (Staffsus) Ayu Kartika Dewi batal karena dalam Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang menikah Dijelaskan bahwa pernikahan adalah sah jika dilakukan menurut hukum masing-masing agama dan kepercayaan. “Kami meminta jenis review dalam konteks UU No 1 Tahun 74, artinya perbedaan agama dilarang keras dan jelas. Harus seagama karena berdasarkan kepercayaan,” kata Amirsyah saat ditemui wartawan di kantor pusat MUI, Jumat (18/03/2022). Menurut UUD 1945, Amirsyah mengatakan sudah jelas tertulis pasal itu. 29, ayat 1, menyatakan: 'Negara didasarkan pada Tuhan Yang Maha Esa,' sedangkan ayat 2 berbunyi, 'Negara menjamin kemerdekaan setiap penduduk dalam menjalankan agamanya. dan beribadah menurut agama dan kepercayaannya


Posting Komentar untuk "Apakah perkawinan beda agama itu sah?"