Haruskah Muslim Makan Sebelum Idul Adha?

Haruskah Muslim Makan Sebelum Idul Adha?



Muslim seharusnya makan sesuatu sebelum salat Idul Adha. Namun, mereka bisa makan makanan manis apa pun, termasuk kurma, atau masakan rumahan. Namun, Nabi Muhammad tidak makan apa pun sampai setelah shalat Idul Adha. Nabi juga memakan kurban setelah salat. Jika Anda tidak berniat untuk berkurban, Anda boleh makan sebelum salat Idul Adha. Tapi ingat, sebaiknya hindari makan di jam-jam sebelum sholat.


Sebaiknya makan sebelum salat Idul Adhajika ada waktu. Mandi dilakukan sebelum shalat dan berkurban. Takbir tidak dianggap fardhu, dan Anda harus menghindarinya jika memungkinkan. Tetapi jika makan sebelum shalat, itu akan dianggap baik. Nabi biasa mengubah rutenya pada Idul Adhakarena dia ingin makan sesuatu yang berbeda setiap tahun.


Sebelum salat Idul Adha, Anda bisa memulai dengan daging dan sayuran halal. Daging halal berasal dari hewan yang telah disembelih secara manusiawi dan nama Allah harus diucapkan di atasnya. Anda dapat membeli daging sapi atau daging kalkun halal di pasar lokal. Selain daging sapi dan daging kalkun, Anda juga bisa membeli sosis halal. Anda dapat membeli produk ini di toko Muslim mana pun yang menjualnya.


Namun, jika Anda tidak berniat untuk berkurban, Anda bisa makan sebelum salat Idul Adha. Sebuah tradisi yang disebut "muhajib" telah dibudidayakan dalam budaya Muslim sejak zaman Nabi. Ini menelusuri asal-usulnya ke sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik. Namun, jika Anda tidak memiliki kurma untuk dipersembahkan, Anda dapat berbuka dengan apa saja yang dibolehkan. Untungnya, pembatasan ini telah dicabut di Inggris.


Nabi sal Allahu alayhi wa sallam akan membaca Niyyah sebelum shalat Idul Adha. Kemudian, dia akan menyelesaikan Takbir pertama, membaca "Allahu Akbar." Muslim membuat 'Niyyah' sebelum shalat Idul Adha, di mana mereka mengucapkan doa pujian kepada Allah. Inilah yang disebut dengan Salat Idul Adha.


Nabi sendiri tidak makan sebelum salat Idul Adha. Jika ya, pastikan Anda sudah mandi sebelum Idul Adha. Ini adalah cara terbaik untuk tetap segar untuk sholat Idul Adha. Ini juga memastikan bahwa Anda tidak lelah setelah makan. Dan ingat, Allah adalah satu-satunya Tuhan! Dan jika tidak rela berkurban, sah-sah saja makan sebelum salat Idul Adha.


Pada Hari Idul Adha, umat Islam secara tradisional saling menyapa dengan kata-kata "Idul Adha" (Damai dan Selamat). Selain itu, banyak orang yang saling berkirim salam, mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adhadan Sejahtera. Penting untuk diketahui bahwa waktu salat Idul Adhaakan bervariasi dari satu Masjid ke Masjid berikutnya. Pada hari Idul Adha, komunitas yang lebih besar mungkin menawarkan dua doa.

Posting Komentar untuk "Haruskah Muslim Makan Sebelum Idul Adha?"